Belajar Memahami Makna INSYA ALLAH

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

INSYA ALLAH

Sebut saja Anton namanya, suatu sore anton lupa memasang tali helm dikepalanya, dan ketahuan oleh pak polisi, setelah disuruh stop, ternyata si Anton banyak mempunyai kesalahan dalam peraturan berkendaraan, akhirnya lahirlah deretan pesan- pesan pak polisi. Si Anton hanya menunduk, dan selalu menjawab ,”insya Allah, “ atas pesan- pesan pak polisi. Lama- kelamaan pak polisi marah, “apa ini, insya Allah melulu, yang pasti dong! “. Sekarang giliran anton yang marah. “ pak! Insya Allah saya itu sudah 99% tinggal menugggu waktu untuk menepatinya. “ akhirnya, cerita disensor***

Aku pun jadi teringat, celotahan santri, “ Insya Allah Abu Bakar, apa insya Allah Banjar?” La. Insya Allah banyak versinya ya?

Insya Allah yang mempunyai arti ; jika Allah mengizinkan, yang ternyata, oleh sebagian orang banjar (belum tau untuk daerah lain) dimanfaatkan untuk hal yang tidak semestinya (tidak ada niatan atau ragu- ragu untuk menepati janji). Jadi bila tidak bisa menepati janji, dia bisa berdalih ;kan jika Allah menginjinkan!! Jadi ga papakan bila janji tak tertepati. Jadi bisa dipahami ,kalau banyak orang yang meragukan kata insya Allah.

Saat ku ceritakan coelotehan santri, si abi pun berujar ,”insya Allah “Sulaiman” apa insya Allah ” Musa” la.. abi kok!!! :-(

Tapi kata-kata abi membuatku berfikir tuk mencari –cari kata Insya Allah dalam Alquran

Dalam surat Al- Kahfi: 23-24

” Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, “

“kecuali (dengan menyebut): “Insya Allah“*]. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini” Selanjutnya

27 thoughts on “Belajar Memahami Makna INSYA ALLAH

  1. Segala sesuatu memang atas ijin Allah. Ucapan InsyaAllah tetap harus diucapkan apabila berjanji, karena kita memang tidak tahu takdir apa yang akan kita jalani nanti

  2. benar sekali, sudah ga asing lagi sekarang banyak yang menyalahgunakan kata2 insya Allah….

    trimakasih atas pencerahannya bu, semoga lebih bisa baik lagi dalam memahami dan menggunakan kata2 insya Allah.. aamiin

  3. kayanya insya allah tu kita sudah berjanji sama allah untuk menepati
    lebih berat dong kalo udah janji sama tuhan hehehe

    • kita hanya berjanji sama manusia, hanya saja didepan Allah ada pertanggung jawaban. dianjurkan mengucapkan insya Allah, karena kita memang tidak tau pasti, apakah kita bisa menepatinya, bila ada izin dari Allah, kita akan bisa. Tapi bila belum ada izin dari Allah, maka kita takkan bisa menepatinya. tapi bukan berarti kita bisa memanfaatkan kata insya Allah, pada hal- hal yang kita sendiri tak ingin menepatinya.. saya kira begitu.. afwan
      terimakasih atas kunjungannya :-)

  4. “Disini menceritakan keteguhan dan kemantapan hati SULAIMAN untuk memenuhi , apa yang diperintahkan Allah kepada bapaknya, nabi Ibrahim as,”

    Sulaiman??

    • Astaghfirullah..mudahan Allah memaafkanku atas kesalahan tulisan ini..terimakasih telah diingatkan..jazakallah khairan kstiraa..
      tulisannya telah diedit, memang bukan sulaiman tapi Ismail as

  5. Mnrt saya banyak yang sekarang menggunakan kalimat Insya Allah namun akhirnya apabila tidak tercapai ya sudah. Akhirnya usahanya sendiri tidak maksimal. Sedikit2 Insya Allah juga akhirnya lebih bergantung pada yang Kuasa dibandingkan kekuatan manusia yang telah diberikan oleh sang Pencipta.

    Kalau mnrt saya sih, selama halal dan niatnya baik, Allah SWT pasti menyediakan jalan. Kalau ada halangan, pasti Allah SWT menyuruh kita untuk terus mencari jalan keluarnya dan bukan malah mempersulit kita.

    Manusia cenderung berpikir ke depan yang menimbulkan kegelisahan. Lalu berpikir kebelakang menimbulkan penyesalan. Namun jarang berpikir secara kesadaran penuh apa yang dikerjakan hari ini.

    Menurut saya, Allah SWT sudah menciptakan kita sebagai mahluk yang sempurna. Maka jadilah insan yang bernilai. Apapun ucapannya, Yang Kuasa lebih bijak menilai kita.

    Semua orang ingin ke surga, namun di suruh ke surga duluan jg tidak ada yang mau. Be realistic aja deh dan jangan sedikit2 membawa nama Allah.

  6. Ijin reblog ya… Oh iya.. di daerah saya (apa mungkin seluruh Indonesia) juga sama.. sepertinya InsyaAllah digunakan untuk menyatakan bahwa hanya setengah hati menyanggupinya.

  7. Reblogged this on and commented:
    Subhanallah… Jika saja semua manusia Indonesia mengkaji Al-Qur’an, maka kita dapat menjadi umat yang luar biasa yang sukses menjadi khalifah.

  8. Kalau kita bilang insyaallah kita akan mengerjakan sholat 5 waktu….apa boleh kata insyaallah di iucapkan?

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s