Download Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 – 3

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Akhir-akhir ini aku di sergap rasa malas jalan-jalan silaturrahmi, kunjungi teman-teman blogger. dan menulis pun aku tak bisa fokus. Sayangnya, pada saat lapang, harus ku usahakan buka lappy, karena ada pekerjaan yang terpending telah lama. malangnya , setiap buka lappy, replek, selalu membuka internit.. Hah, akhir pekerjaan ga selesai-selesai, terus BW nya pun benar-benar tidak bisa menikmati. mau update,, ga bisa juga, karena pekerjaan ga selesai, padahal ada yang ingin kutulis (bila kelamaan , entar-entar bisa hilan ya?).
Akhirnya, dari pada jalan-jalan tak tentu arah, aku coba Download Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 – 3..
Sebenarnya soal donlod-donlodan aku paling males, karena menunggu yang terlaaaaluu lamaa :swt: (bagiku seh,, belum tentu orang lain), dan juga aku tak bisa baca- baca di lappy terlalu lama, bisa sakit mata atau mules perutnya.. Kali ini dari pada buang waktu ga karuan , aku coba Download Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1 – 3, ya nanti di print (please, adakah yang tau, bagaimana caranya agar bisa di print),, jadi bisa bacanya sambil santai.. :senyum:

Ini sekelumit tentang Tafsir Ibnu Katsir yang aku copas di situsnya darussalam-okus.tk . Terimakasih ya Nedi Arwandi

———————————
Al-Imam Asy-Syaukani rahimahullah -beliau juga menulis tafsir- mengatakan bahwa Tafsir Ibnu Katsir adalah salah satu kitab tafsir terbaik dari kitab-kitab tafsir yang ada pada masa itu. Al-Imam As-Suyuthi rahimahullah menilai tafsirnya menakjubkan, belum ada ulama yang menandinginya. Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah dalam bukunya Al-‘Ilmu menganjurkan penuntut ilmu membaca Tafsir Al Qur’anil ‘Azhim atau yang lebih dikenal dengan Tafsir Ibnu Katsir.
Tafsir Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam kitab tafsir ini.
[Dikatakan oleh Syaikh Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).
Metode penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir adalah dengan cara menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat dan tabi’in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.

download jilid 1 nya masih belum bisa. :hmm:
Download jilid 1
Download jilid 2.
Dowload jilid 3

 

http://ummulnurien.com/2012/10/16/download-tafsir-ibnu-katsir-jilid-1-3/

TENTANG SUATU KABAR ( Al- Hujurat : 6) part 1

بسم الله الر حمن الر حيم

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Al- Hujurat :6)

Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Al- Harits menghadap Rasulullah saw. Beliau mengajaknya untuk masuk Islam. Ia pun berikrar menyatakan diri untuk masuk Islam. Rasulullah saw mengajaknya untuk mengeluarkan zakat, ia pun menyanggupi kewajiban itu, dan berkata; “ Ya Rasulullah, aku akan pulang kekaumku untuk mengajak mereka masuk Islam dan menunaikan zakat. Orang – orang yang mengikuti ajakanku akan ku kumpulkan zakatnya. Apabila telah tiba waktunya, kirimlah utusan untuk mengambil zakat yang telah ku kumpulkan itu. “ Baca lebih lanjut

TENTANG SUATU KABAR ( Al- Hujurat : 6) part 2

بسم الله الر حمن الر حيم

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

Ayat ini memberi kita pelajaran bahwa ; agar kita tidak  mudah percaya sebuah kabar, atau jangan hanya mendengarkan penjelasan satu pihak.  kita harus  mengetahui kebenarannya sebelum mengambil tindakan.  Supaya  tak ada pihak  yang di rugikan dan menyebabkan kita menyesal akibat tindakan kita. untuk mengetahui sejarah di balik ayat ini, klik sini.

Disisi lain, ayat di atas juga memberikan pelajaran bahwa” janganlah menyampaikan kabar bohong, atau sebelum kita menyampaikan sebuah kabar, maka kita harus mengetahui kebenarannya atau kesahihan kabar itu, supaya kita tidak tergolong orang fasik .

Terinspirasinya postingan berasal dari cerita abi, bahwa ia mendengar dalam sebuah  ta’lim yang di sampaikan seorang ustadz di depan orang banyak . Bahwa ustad tersebut menyatakan  tentang sesatnya sebuah kelompok , karena mereka  suka pulang pergi ke India, konon katanya mereka menyembah kuburan.

Astaghfirullah. Aku hanya bisa bergumam dalam hati, “ apakah ustadz itu pernah ke India? Dari mana beliau mendapatkan kabar itu, sehingga mengambil kesimpulan “sesat”?   Apakah hanya kabar bin kabar? “. Aku tak bisa menyalahkan ustadz itu, karena aku tak pernah kesana. Namun  aku tak bisa membenar kan informasi dan penjelasan beliau, karena setahuku beliau tak pernah kesana.  Dan juga di sisi lain aku juga pernah mendengar ;” memang di sana (tempat yang dimaksud ustadz itu) ada kuburan seorang ulama yang tersohor. Memang banyak orang yang ziarah kekuburan itu, dengan berbagai macam- macam motif tujuan, dan  memang tak sedikit yang menyimpang dari aturan agama. Bahkan konon katanya orang yang bukan Islam pun suka datang kekuburan itu memohon keberkahan. Tapi tak semua orang yang kesana itu menyembah kuburan!!!.  Disana adalah salah satu markaz da’wah, dan di sana banyak orang yang belajar, karena di sana juga berkumpul  para masyaikh , ulama, dan hafiz- hafiz Alquran.

Memang rasanya tak mungkin, orang indo pergi kesana hanya sekedar untuk shalat berjamaah, tapi bukan berarti jauh- jauh kesana hanya meminta keberkahan kepada penghuni kuburan. Ga masuk akal kan?  Memang kadang orang yang kesana kadang hanya sehari atau dua hari, namun seandainya niat mereka untuk hidmat ulama sambil belajar, di sisi Allah ga akan sia- sia kan?  Memang rasa nya terlalu singkat kalau itu untuk belajar, tapi bukan berarti menutup kemungkinan, berkumpulnya sehari- dua hari bisa merubah gaya hidup  seseorang kan?

Misalnya juga ; seseorang yang bolak balik shalat berjamaah kemesjid, dan kebetulan ia harus melalui jalan tempat berkumpulnya para lacur. Kita yang pertama kali melihatnya, apakah kita bisa menuduhnya main lacur?  Memang ia sering melaui jalan tempatnya lacur, tapi bukan berarti ia main lacur kan?

Untuk itulah hendaknya kita berhati hati dalam menyampaikan informasi. Apalagi masalah kehormatan nama dan agama. Apa lagi terlalu mudah “membid’ahkan atau mengkafirkan” seseorang. Dengan hanya berdasarkan kabar bin kabar dan kita langsung menghakiminya dengan berbagai dalil dan pasal- pasal,   tanpa langsung bertanya langsung kepada yang bersangkutan  atau langsung meninjau ke lapangan.

Menuduh perempuan baik- baik berzina tanpa menghadirkan empat saksi, dalam Islam hukumannya didera 80 kali, dan  mereka pun di katakan orang yang “fasik”

“Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” (An- Nuur: 4).

Bagaimana dengan kehormatan agama seorang muslim??!!

“ Barang siapa memanggil seseorang sebagai kafir atau musuh Allah, tetapi orang itu tidak sebagaimana sebutan itu, maka ucapannya akan kembali kepada yang mengatakannya.” (Muslim)

Mudahan dengan postingan ini membuat kita (diri pribadi tentunya) berhati – hati dalam menyampaikan sebuah kabar,  agar kita tidak di golongkan orang yang fasik. Dan juga mudahan membuat kita tidak mudah percaya atau terprovokasi oleh sebuah berita , agar kita tidak merugikan fihak lain yang menyebabkan kita menyesal di kemudian hari.

SATU AYAT TENTANG SEMUT

بسم الله الر حمن الر حيم

“Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, ‘Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari’.” (An-Naml [27]: 18)

   

Apa yang kau dapatkan dari ayat di atas.. tentu banyak bukan? Itu salah satu keajaiban Alquran. Alquran bisa di pelajari oleh semua orang dan bisa di ambil pelajaran dari berbagai sisi.

Bagi pemula belajar Al- Quran  bisa belajar tajwid dan makharijul hurufnya. , Para sejarah bisa mempelajari  sejarah tentang kerajaan Sulaiman as, dan beliau bisa memahami bahasa binatang salah satunya adalah semut. Ahli biologi, bisa mempelajari tentang “ semut” , dan para tata bahasa, para sastra, fisika, matematikawan  , para pedagang, dll (pokonya semua orang deh) dan aku tak tau ilmu apa yang bisa ku ambil..hehe :-D .. pastinya semua orang bisa mengambil pelajaran dari satu ayat di atas. Artinya tak ada alasan buat kita, untuk tidak belajar tentang Alquran. Dan ayat di atas hanyalah ilmu dasar yang memancing kita untuk lebih tau konsep- konsep yang lebih mendalam,  sesuai dengan bidang yang  kita kita pelajari masing- masing, Baca lebih lanjut

BACALAH (SURAH AL- ‘ALAQ)

بسم الله الر حمن الر حيم

Mari kita membaca Al-Qur’an Sebagai tanda taqwa kita kepada Allah. Tanamkan dalam hatimu Al-Qur’an Jadikan lah Petunjuk, Penenang hati, Penerang jiwa hamba beriman Kepada Allah.

Ingatlah satu peristiwa besar dikala Rasulullah ada di dalam Gua Hiro Datanglah Jibril membawa firman Allah  yang Esa
Iqra bacalah… Man Anna Biqori…… 3x
Lalu memeluknya Muhammad Tersentak dan menggigil

سورة العلق
(SEGUMPAL DARAH)
Surat ke 96 : 19 ayat

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

TULIS BACA ADALAH KUNCI ILMU PENGETAHUAN.

1. Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Baca lebih lanjut

RAYUAN ALLAH (surah Al- Fajar 27 – 30)

بسم الله الرحمن الر حيم

“Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku. Masuklah ke dalam surga-Ku” (QS Al-Fajr [89]:27-30)

Ungkapan lembut tersebut adalah rayuan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang juga disertai ajakan yang provokatif. Bagaimana mungkin kita tidak tergiur dengan rayuan semacam itu? Baca lebih lanjut

I’jazil Quran

بسم الله الر حمن الر حيم

Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh.

apa kabar semuanya teman? Kabarku ya beginilah..(siapa yang nanya ;-) ) selalu sibuk, dan sibuk,, ya begitulah ibu rumah tangga.
terakhir update tanggal 27 Januari, sekarang 2 februari, hah baru juga seminggu, terasa lama sekali, ga menyapa gubukku ini. ya begitulah kalau terlalu cinta sama blog. Sekarang benar- benar sulit bagiku, meluangkan waktu untuk membuka blog, padahal di kepalaku selalu menari- nari , apa yang ingin ku coret di gubuk sederhana ini . Gubuk tempat pembelajaran seorang yang sangat sederhana ilmunya.

Hari ini cuma copas kiriman keren dari salah satu teman digrup, berikut juga aku kutip salah satu komen yang menurut juga sangat keren. ya iyalah ..wong mereka mahasiswa keren, salah satunya dari Al- Azhar. Cerita teman dari Al- Azhar, huh aku merasa sangat beruntung bisa mengenalnya.

ini dia dari Udi Ahmad:

I’jazil Qur’an.. Baca lebih lanjut