Harapan Buat Sahabat Alquran

 

بسم الله الر حمن الر حيم

DRAFT GENERASI QURANI

Bismillahirrahmanirrahim..

Diliputi oleh kelemahan, menakuti kematian, hamba yang hina ini mengharap pertolongan Allah terhadap aktivitas yang akan saya lakukan..

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar).” Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu (Q.S Al Baqarah: 120).

Jumlah nonmuslim terus bertambah. Memang benar, kita harus menghormati kebebasan beragama karena ini adalah ajaran Islam (tidak ada paksaan dalam beragama: Q.S Al Baqarah: 251). Akan tetapi, kita juga tidak boleh melupakan Al baqarah: 120. Mungkin masih ada yang ingat, Jyllands Posten pada 30 September 2005 telah membuat karikatur pelecehan terhadap diri nabi Muhammad SAW, penjajahan di semananjung Arabia yang telah menggugurkan banyak syhuhada’, menyiksa dan memperkosa remaja mungil tidak berdosa. Sungguh, cukuplah penghinaan ini. Mari teguhkan langkah bersama, ayyuhal ikhwan..

Indonesia adalah negara damai, bukan negara konflik seperti palestina, Afghanistan, Libya dan lainnya. Oleh karenanya, jihad dengan kekerasan tidak cocok di negara ini. Lantas, apa yang bisa dilakukan oleh muslim di negara yang penduduk muslimnya terbanyak di dunia ini?..

Dakwah dengan ilmu, menurut saya, adalah suatu hal yang paling cocok di era ini. Sebuah zaman, saat kaum materealistis bersembunyi di balik kedok logika yang lemah. Mereka tidak mempercayai kehidupan setelah kematian, siksa kubur, shirath, hisab dan lain-lain. Ada kemungkinan, mereka lupa bahwa sains memiliki keterkaitan yang erat dengan Pencipta.

Al Quran merupakan wahyu terbesar Nabi Muhammad SAW. Berbeda dengan kitab suci rasul sebelumnya, keaslian Quran hingga kini masih tetap terjaga dan akan tetap demikian hingga hari kiamat. Selain itu, ada hadits yang merupakan penjelas dari Quran. Nabi Muhammad, karena kedekatannya dengan Allah, mendapatkan sebuah fasilitas yaitu penjagaan dari perbuatan yang sia-sia dan berbicara berdasarkan hawa nafsu. Sehingga apa yang disampaikan oleh Muhammad SAW, merupakan pengetahuan dari Allah. Keduanya, disadari atau tidak, merupakan sumber ilmu pengetahuan. Akan tetapi, hingga kini kaum muslimin melupakan pembahasan mengenai alam semesta.

Dalam sebuah kesempatan, saya menemukan sebuah karya yang sangat menarik. Buku Induk Mukjizat Ilmiah Hadis Nabi: Menyibak fakta-fakta ilmiah dalam sabda Rasulullah yang kebenarannya baru tersingkapkan di era kemajuan Sains dan Teknologi karangan Prof. Dr. Zaghlul Raghib Al-Najjar, pakar geologi dari Mesir yang menamatkan studi doktoralnya di Walles University of England.

Terkait isi dari buku tersebut, suatu hal yang paling menarik perhatian saya adalah hadits, “Tidak ada yang mengarungi lautan kecuali orang yang pergi haji, berumrah atau berperang di jalan Allah. Sesungguhnya di bawah laut ada api dan dan di bawah api ada laut ” (HR. Abu Dawud: Bab Rukuuh al bahr fi al ghazw, kitab Al jihad, No. 2849). Pembahasan serupa juga terdapat pada Quran, yaitu: “Demi bukit, dan kitab yang ditulis, pada lembaran yang terbuka, dan demi baitul makmur, dan atap yang ditinggikan (langit), dan laut yang dibakar api, sesungguhnya azab tuhanmu pasti terjadi, tidak seorangpun yang dapat menolaknya” (Q.S At-thur 1-8). Pada ayat lain, Dan apabila laut dibakar (Q.S At takwir: 6).

Dahulu, ulama menafsirkan ayat pada surat at-takwir ini, sebagai bukti kedahsyatan hari kiamat. Karena panasnya api neraka, api tersebut bahkan dapat membakar lautan. Hal ini didasarkan keterangan pada ayat sebelumnya dalam surat yang sama yang menjelaskan tentang hari kiamat. Akan tetapi, surat at-thur mengindikasikan suatu hal yang terjadi di dunia saat ini. Hal itulah yang ditemukan oleh para ahli geologi dan oceanologi. Setelah perang dunia II, para ilmuwan melakukan ekspedisi bawah laut untuk mencari harta karun atau sisa peradaban kuno. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan penemuan sederetan gunung vulkanik sepanjang puluhan kilometer di tengah-tengah dasar samudera. Pegunungan ini berasal dari lava yang menyembul ke atas melalui celah panjang lempeng dasar samudera yang merekah dan saling menjauh. Rekahan-rekahan pada lempeng kerak bumi itu terdapat di dasar samudera dan beberapa laut seperti laut merah. Diantara fenomena mencengangkan yang dilihat para ilmuwan, yaitu api (lava) tidak padam terkena air dan sebaliknya walaupun suhu lava mencapai 1000 °C, air yang ada di samudera tidak sampai menguap. Sebuah keseimbangan antara api dan air yang belum pernah saya pelajari. Selain itu, penelitian juga membuktikan bahwa di dalam dan di bawah cairan magma (molten rock) terdapat air dengan volum puluhan kali lebih besar daripada air di atas permukaan bumi. Ini membuktikan kebebaran hadits nabi, ‘di bawah laut ada api dan di bawah api ada laut’..

Setelah membaca laporan ini, barulah saya menyadari kedahsyatan hadits Nabi. Menjelajah ruang dan waktu. Padahal sepanjang hidupnya, beliau tidak pernah mengarungi lautan apalagi menyelaminya.. Terbuktilah, bahwa apa yang disampaikan Nabi Muhammad berasal dari Allah, pemilik Alam.

Wahai pemuda harapan islam di masa depan. Pelajar yang senantiasa disibukkan dengan tugas, praktikum, organisasi, pengabdian masyarakat, entrepreneur, bawalah nafas islam dalam kesibukan tersebut. Buatlah Nabi Muhammad SAW bangga. Buktikan bahwa rasa cinta beliau hingga akhir hayatnya dengan perkataan, ummatku, ummatku, ummatku tidaklah sia-sia. Sebarkan kesegaran islam di zaman yang gersang ini dan tuai benihnya di Akhirat kelak..

Sholawat dan Salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, Keluarga, sahabat dan pengikutnya yang setia hingga hari kiamat..

Salam Ukhuwah, Persaudaraan yang lebih lekat dibanding ikatan darah..

Semoga Allah senantiasa menjaga Kalian..

My best Regards.,

 

Ahmed Masoudi

Gambar dari sini

About these ads

2 thoughts on “Harapan Buat Sahabat Alquran

  1. terkutip “Dakwah dengan ilmu”..
    layaknya perang pemikiran yg dilakukan nonmuslim..
    itu jugalah yg harus kita dilakukan..
    bermanfaat!

    • ” Da’wah dengan ilmu” kata ini mengingatkan kita, bahwa lagi dan lagi kita harus belajar..
      kebodohan terhadap syariat sendiri, akan membuat kita tumbang..

Tinggalkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s