Fitrah Wanita

بسم الله الر حمن الر حيم

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi..

Apa kabar my blog, apa kabar my friends,, lama tak jumpa dan lama corat- coret. Maafkan aku , yang tak bisa lagi sering bw, sering update, dan tak ada alasan yang bisa ku ajukan, aku hanya bisa berharap, agar  Allah karuniakan padaku waktu dan ilmu agar terus bisa belajar, berbagi dan silaturrahmi.

Jujur tadinya aku bingung , mau nulis apa, karena ini pun kebetulan aku harus buka internet, ada sesuatu yang kucari, sekalian aja buka blogku, sekalian juga mencoba tuk update.

Pagi tadi sebentar keluar rumah, untuk menenuaikan keperluan. Yaa yang namanya juga manusia, suka lihat and suka berpikir,,alhamdulillah keluarku hari ini mendapatkan banyak pelajaran, fenomena yang kulihat pagi tadi  mengingatku akan sebuah ayat;

Lanjut membaca

Ditulis pada mar'atusshalehah | Di-tag , , , , , , , , | 18 Komentar

KETIKA SURGA JADI PILIHAN (asbabun nuzul surat Al-Lail)

بِسم الله الر حمن الر حيم

Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh

Abdullah bin Abbas r. humaa berkata,” Di rumah seseorang ada sebatang pohon kurma. Ujung pohon kurma tersebut condong keatas  rumah tetangganya yang fakir. Ketika orang itu memanjat kurma untuk memetik buahnya, maka pohon kurma tersebut bergoyang- goyang dan beberapa buah kurma telah masak berjatuhan di pekarang rumah tetangganya itu. Kemudian buah kurma yang terjatuh tersebut  di ambil oleh anak- anak tetangganya yang miskin itu.

Lanjut membaca

Ditulis pada asbabun nuzul | Di-tag , , , | 9 Komentar

AWARDS PERSAHABATAN

بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, di tahun kedua berjalannya blog tempat ku corat- coret, belajar sambil berbagi, mendapatkan award persahabatan dari Petotu Ngeblog, mendapatkan tiga award berturut- turut. Terimakasih kepada Petotu Ngeblog, yang berbaik memberikan awards persahabatannya, dan juga minta maaf, karena baru kali ini bisa ngepots award ini. Terimakasih juga kepada para sahabat ngeblog yang berkenan mondar- mandir, kasih komen atau kasih like kepada coretanku, walaupun coretan nya ga berkualitas atau awut-awutan, maklumlah yang empunya blog ini lagi belajar. Minta maaf juga kepada para sahabat bloger (sahabat maya semuanya juga), kalau ada kesalahan baik di sengaja mau pun tidak sengaja. Minta maaf juga, akhir- akhir ini tak punya banyak  kesempatan untuk silaturrahmi, untuk membalas komen, atau kunjungan baliknya. Lanjut membaca

Ditulis pada awards | Di-tag | 9 Komentar

TENTANG SUATU KABAR ( Al- Hujurat : 6) part 1

بسم الله الر حمن الر حيم

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (Al- Hujurat :6)

Dalam suatu riwayat di kemukakan bahwa Al- Harits menghadap Rasulullah saw. Beliau mengajaknya untuk masuk Islam. Ia pun berikrar menyatakan diri untuk masuk Islam. Rasulullah saw mengajaknya untuk mengeluarkan zakat, ia pun menyanggupi kewajiban itu, dan berkata; “ Ya Rasulullah, aku akan pulang kekaumku untuk mengajak mereka masuk Islam dan menunaikan zakat. Orang – orang yang mengikuti ajakanku akan ku kumpulkan zakatnya. Apabila telah tiba waktunya, kirimlah utusan untuk mengambil zakat yang telah ku kumpulkan itu. “

Ketika Al- Harits telah banyak mengumpulkan zakat, dan waktu yang telah di tetapkan telah tiba, tak seorang utusan pun menemuinya. Al- Harits mengira telah terjadi sesuatu yang menyebabkan Rasulullah saw marah kepadanya. Ia pun telah memanggil para hartawan kaumnya dan berkata,” Sesungguhnya Rasulullah saw telah menetapkan waktu untuk mengutus seseorang untuk mengambil zakat yang telah ada padaku, dan beliau tidak pernah menyalahi janjinya. Akan tetapi saya tidak tahu mengapa beliau menangguhkan utusannya itu. Mungkinkah beliau marah? Mari kita berangkat menghadap Rasulullah saw.

Rasulullah saw, sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, mengutus Al- Walid bin Uqbah untuk mengambil dan menerima zakat yang ada pada Al- Harits. Ketika Al-Walid berangkat, di perjalanan hatinya merasa gentar, lalu ia pun pulang sebelum sampai ketempat yang dituju. Ia melaporkan (laporan palsu) kepada Rasulullah saw bahwa Al-Harits tidak mau menyerahkan zakat kepadanya, bahkan mengancam akan membunuhnya.

Kemudian Rasulullah saw mengirim utusan berikutnya kepada Al-Harits. Ditengah perjalanan, utusan itu berpapasan dengan Al-Harits dan sahabat- sahabat nya yang tengah menuju ketempat Rasulullah saw. Setelah berhadap- hadapan , Al-Harits menanyai utusan itu ; “ Kepada siapa engkau di utus?” Utusan itu menjawab ; “ Kami di utus kepadamu.” Dia bertanya; “ Mengapa? “ Mereka menjawab;” Sesungguhnya Rasulullah saw telah mengutus Al-Walid bin Uqbah. Namun, ia mengatakan bahwa engkau tidak mau menyerahkan zakat, bahkan bermaksud membunuhnya.” Al-Harits menjawab ; “Demi Allah yang telah mengutus Muhammad dengan sebenar- benarnya, aku tidak melihatnya. Tidak ada yang datang kepadaku.

Ketika mereka sampai dihadapan Rasulullah saw, bertanyalah beliau ;” Mengapa engkau menahan zakat dan akan membunuh utusanku?” Al-Harits menjawab ;” Demi Allah yang telah mengutus engkau sebenar- benarnya, aku tidak berbuat demikian.” Maka turunlah ayat ini (QS. 49 Al-Hujurat :6) sebagai peringatan kepada kaum mukminin agar tidak hanya menerima keterangan dari sebelah pihak.

Diambil dari  buku :ASBABUN NUZUL karya K.H.Q . Shaleh, H.A.A.Dahlan, dkk

lanjutkan dulu ya :-)

Ditulis pada asbabun nuzul, Draft Generasi Qurani | Di-tag , , | 1 Komentar

TENTANG SUATU KABAR ( Al- Hujurat : 6) part 2

بسم الله الر حمن الر حيم

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.”

Ayat ini memberi kita pelajaran bahwa ; agar kita tidak  mudah percaya sebuah kabar, atau jangan hanya mendengarkan penjelasan satu pihak.  kita harus  mengetahui kebenarannya sebelum mengambil tindakan.  Supaya  tak ada pihak  yang di rugikan dan menyebabkan kita menyesal akibat tindakan kita. untuk mengetahui sejarah di balik ayat ini, klik sini.

Disisi lain, ayat di atas juga memberikan pelajaran bahwa” janganlah menyampaikan kabar bohong, atau sebelum kita menyampaikan sebuah kabar, maka kita harus mengetahui kebenarannya atau kesahihan kabar itu, supaya kita tidak tergolong orang fasik .

Terinspirasinya postingan berasal dari cerita abi, bahwa ia mendengar dalam sebuah  ta’lim yang di sampaikan seorang ustadz di depan orang banyak . Bahwa ustad tersebut menyatakan  tentang sesatnya sebuah kelompok , karena mereka  suka pulang pergi ke India, konon katanya mereka menyembah kuburan.

Astaghfirullah. Aku hanya bisa bergumam dalam hati, “ apakah ustadz itu pernah ke India? Dari mana beliau mendapatkan kabar itu, sehingga mengambil kesimpulan “sesat”?   Apakah hanya kabar bin kabar? “. Aku tak bisa menyalahkan ustadz itu, karena aku tak pernah kesana. Namun  aku tak bisa membenar kan informasi dan penjelasan beliau, karena setahuku beliau tak pernah kesana.  Dan juga di sisi lain aku juga pernah mendengar ;” memang di sana (tempat yang dimaksud ustadz itu) ada kuburan seorang ulama yang tersohor. Memang banyak orang yang ziarah kekuburan itu, dengan berbagai macam- macam motif tujuan, dan  memang tak sedikit yang menyimpang dari aturan agama. Bahkan konon katanya orang yang bukan Islam pun suka datang kekuburan itu memohon keberkahan. Tapi tak semua orang yang kesana itu menyembah kuburan!!!.  Disana adalah salah satu markaz da’wah, dan di sana banyak orang yang belajar, karena di sana juga berkumpul  para masyaikh , ulama, dan hafiz- hafiz Alquran.

Memang rasanya tak mungkin, orang indo pergi kesana hanya sekedar untuk shalat berjamaah, tapi bukan berarti jauh- jauh kesana hanya meminta keberkahan kepada penghuni kuburan. Ga masuk akal kan?  Memang kadang orang yang kesana kadang hanya sehari atau dua hari, namun seandainya niat mereka untuk hidmat ulama sambil belajar, di sisi Allah ga akan sia- sia kan?  Memang rasa nya terlalu singkat kalau itu untuk belajar, tapi bukan berarti menutup kemungkinan, berkumpulnya sehari- dua hari bisa merubah gaya hidup  seseorang kan?

Misalnya juga ; seseorang yang bolak balik shalat berjamaah kemesjid, dan kebetulan ia harus melalui jalan tempat berkumpulnya para lacur. Kita yang pertama kali melihatnya, apakah kita bisa menuduhnya main lacur?  Memang ia sering melaui jalan tempatnya lacur, tapi bukan berarti ia main lacur kan?

Untuk itulah hendaknya kita berhati hati dalam menyampaikan informasi. Apalagi masalah kehormatan nama dan agama. Apa lagi terlalu mudah “membid’ahkan atau mengkafirkan” seseorang. Dengan hanya berdasarkan kabar bin kabar dan kita langsung menghakiminya dengan berbagai dalil dan pasal- pasal,   tanpa langsung bertanya langsung kepada yang bersangkutan  atau langsung meninjau ke lapangan.

Menuduh perempuan baik- baik berzina tanpa menghadirkan empat saksi, dalam Islam hukumannya didera 80 kali, dan  mereka pun di katakan orang yang “fasik”

“Dan orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera, dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selama-lamanya. Dan mereka itulah orang-orang yang fasik.” (An- Nuur: 4).

Bagaimana dengan kehormatan agama seorang muslim??!!

“ Barang siapa memanggil seseorang sebagai kafir atau musuh Allah, tetapi orang itu tidak sebagaimana sebutan itu, maka ucapannya akan kembali kepada yang mengatakannya.” (Muslim)

Mudahan dengan postingan ini membuat kita (diri pribadi tentunya) berhati – hati dalam menyampaikan sebuah kabar,  agar kita tidak di golongkan orang yang fasik. Dan juga mudahan membuat kita tidak mudah percaya atau terprovokasi oleh sebuah berita , agar kita tidak merugikan fihak lain yang menyebabkan kita menyesal di kemudian hari.

Ditulis pada Draft Generasi Qurani, mengakrabi Alquran | Di-tag , | 6 Komentar

SATU AYAT TENTANG SEMUT

بسم الله الر حمن الر حيم

“Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, ‘Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari’.” (An-Naml [27]: 18)

   

Apa yang kau dapatkan dari ayat di atas.. tentu banyak bukan? Itu salah satu keajaiban Alquran. Alquran bisa di pelajari oleh semua orang dan bisa di ambil pelajaran dari berbagai sisi. Lanjut membaca

Ditulis pada Draft Generasi Qurani, mengakrabi Alquran | Di-tag , , , , | 37 Komentar

BAHASA CINTA

بسم الله الر حمن الر حيم

Bulan Rabiyul awal adalah bulan yang sangat bersejarah bagi rakyat Indonesia (khususnya) dimana- dimana di adakan moment- moment buat mengenang sejerah Rasulullah.  Shalawat dan syair bergema diangkasa. Hampir tiap hari, tiap saat kata indah terdengar ditelinga dan begitu mengkasa. Itulah sebabnya saat ini aku ingin belajar memahami makna cinta kepada Rasulullah.

Lanjut membaca

Ditulis pada Draft Generasi Qurani, mengakrabi Alquran | Di-tag , , , , , , | 35 Komentar

BACALAH (SURAH AL- ‘ALAQ)

بسم الله الر حمن الر حيم

Mari kita membaca Al-Qur’an Sebagai tanda taqwa kita kepada Allah
Tanamkan dalam hatimu Al-Qur’an Jadikan lah Petunjuk, Penenang hati, Penerang jiwa hamba beriman Kepada Allah.

Ingatlah satu peristiwa besar dikala Rasulullah ada di dalam Gua Hiro Datanglah Jibril membawa firman Allah  yang Esa
Iqra bacalah… Man Anna Biqori…… 3x
Lalu memeluknya Muhammad Tersentak dan menggigil

سورة العلق
(SEGUMPAL DARAH)
Surat ke 96 : 19 ayat Lanjut membaca

Ditulis pada Draft Generasi Qurani, mengakrabi Alquran | Di-tag , , , , , | 16 Komentar

RAYUAN ALLAH (surah Al- Fajar 27 – 30)

بسم الله الرحمن الر حيم

“Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku. Masuklah ke dalam surga-Ku” (QS Al-Fajr [89]:27-30)

Ungkapan lembut tersebut adalah rayuan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang juga disertai ajakan yang provokatif. Bagaimana mungkin kita tidak tergiur dengan rayuan semacam itu? Lanjut membaca

Ditulis pada Draft Generasi Qurani | Di-tag , , , , | 28 Komentar

I’jazil Quran

بسم الله الر حمن الر حيم

Assalamu ‘alaikum warahmatullah wabarakatuh.

apa kabar semuanya teman? Kabarku ya beginilah..(siapa yang nanya ;-) ) selalu sibuk, dan sibuk,, ya begitulah ibu rumah tangga.
terakhir update tanggal 27 Januari, sekarang 2 februari, hah baru juga seminggu, terasa lama sekali, ga menyapa gubukku ini. ya begitulah kalau terlalu cinta sama blog.   Sekarang benar- benar sulit bagiku, meluangkan waktu untuk membuka blog, padahal di kepalaku selalu menari- nari , apa yang ingin ku coret di gubuk sederhana ini . Gubuk tempat pembelajaran seorang yang sangat sederhana ilmunya.

Hari ini cuma copas kiriman keren dari  salah satu teman digrup, berikut juga aku kutip salah satu komen yang menurut juga sangat keren. ya iyalah ..wong mereka mahasiswa keren, salah satunya dari Al- Azhar. Cerita teman dari Al- Azhar, huh aku merasa sangat beruntung bisa mengenalnya.

ini dia dari Udi Ahmad:

I’jazil Qur’an.. Lanjut membaca

Ditulis pada Draft Generasi Qurani | Di-tag , , , , , | 25 Komentar